Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Ditjen Diktis) Depag RI mengadakan kegiatan sinkronisasi dan konsultasi peningkatan kapasitas PTP-Serdos di Hotel Bidakara Jakarta (29/04/09). Rencananya, pada kegiatan ini juga akan dilangsungkan Launching Serdos yang dilakukan oleh Menteri Agama RI di UIN Jakarta.
Direktur Diktis menyampaikan persoalan yang menyebabkan kegiatan Serdos ini agar sedikit tertunda. Ketertundaan kegiatan ini sebetulnya tak bisa dilepaskan dari masalah penetapan peserta serdos. Menurut Direktur, PT-Pengusul tidak disiplin dalam pengusulan nama-nama dosen yang hendak ditetapkan sebagai peserta Serdos. Bahkan menjelang kegiatan ini saja masih ada PT-Pengusul yang mengajukan nama-nama baru, maupun mengoreksi peserta yang sudah diusulkan. Akibatnya, Direktorat tidak mungkin bisa segera mengadakan kegiatan sinkronisasi dan konsultasi antar PTP-Serdos sebab PT-Pengusul belum menjalankan tugas semestinya.
Walaupun demikian, menurut Direktur, secara umum proses penetapan sudah dilakukan –terkecuali dosen yang diusulkan Kopertais. Bahkan menurut informasi surat penetapan peserta Serdos yang dikirimkan oleh Kasubdit Ketenagaan sudah sampai ke PT-Pengusul, kurang lebih 65 %.
Secara khusus, Direktur juga menyinggung dan mengingatkan bahwa dalam
surat penetapan peserta Serdos itu dicantumkan PTP-Serdos yang menyelenggarakan sertifikasi bagi dosen-dosen PT-Pengusul. Sesuai dengan pedoman Serdos, portofolio dosen PT-Pengusul tidak mungkin dinilai oleh asesor yang ada pada masing-masing PT-Pengusul, akan tetapi dinilai oleh asesor dari PTAI lain untuk menjaga obyektifitas penyelenggaraan Serdos.