Medan ( Berita ) : Target sertifikasi yang dicanangkan pemerintah baik untuk guru maupun dosen dinilai belum tercapai sepenuhnya, ini dapat dilihat masih minimnya tenaga pengajar yang menghasilkan karya-karya ilmiah.
"Karya ilmiah merupakan salah satu syarat utama dalam sertifikasi dan melalui, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidik," kata Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU), Pof.Ritha F Dalimunthe, di Medan, Rabu [15/10] .
Menurut dia, kualitas pendidik selama ini masih sangat rendah, khususnya motifasi menghasilkan karya tulis ilmiah untuk jurnal nasional dan internasional. Padahal tuntutan pemerintah melalui program sertifikasi, pendidik harus mampu meningkatkan kualitasnya diberbagai bidang.
Minimnya tenaga pengajar dalam menghasilkan karya tulis ilmiah, tidak terlepas dari minimnya pengetahuan mereka bagaimana cara efektif membuat karya ilmiah.Ini disebabkan karena mereka tidak pernah mengikuti pelatihan-pelatihan membuat karya ilmiah.
Selain minim dalam menghasilkan karya ilmiah, pendidik yang ada saat ini juga dinilai masih kurang efektif dalam melaksanakan proses pengajaran di kelas.
?Sistem yang selalu digunakan adalah metode ceramah yang monoton, sehingga tidak menghasilkan komunikasi dua arah yang efektif di kelas,? katanya.
Untuk itu, kata dia, demi menambah pemahaman tenaga pengajar dalam membuat karya ilmiah, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengadakan workshop demi peningkatan kompetensi tenaga pendidik terutama dosen.
Dalam workshop tersebut, selain mendatangkan Prof. H Ali Saukah MA PhD sebagai nara sumber untuk meningkatkan kemampuan menulis pendidik, juga akan mendatangkan Prof. Dr.HM Syafei Idrus sebagai narasumber peningkatan kualitas mengajar pendidik. ?Diharapkan dengan mengikuti workshop ini kualitas para dosen dapat lebih eningkat, sehingga tujuan sertifikasi dapat tercapai,? katanya. ( ant )